Seorang Pria di Purbalingga Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Panen Padi

    Seorang Pria di Purbalingga Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Panen Padi
    PEMERIKSAAN VISUM LUAR : Saat pemeriksaan visum luar oleh unit Inafis Polres Purbalingga dan dr. Dian yang bertugas di IGD RS HI Purbalingga, Selasa (29/3/2022) / (FOTO: Dok Penerangan Kodim 0702/Purbalingga)

    PURBALINGGA - Seorang pria AM (43) warga Desa Wirasaba RT 04/RW 07, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, tewas tersambar petir. Korban tersambar petir saat sedang ikut panen padi di area persawahan Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga.

    Berdasarkan keterangan Watimah (46) warga Desa Gambarsari RT 02/RW 01, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, yang turut panen padi, kejadian itu bermula saat sekira pukul 08.00 WIB saat korban bersama empat orang berangkat ke sawah untuk ikut panen (gepyok padi), kemudian pada pukul 14.00 WIB cuaca sudah mulai mendung tiba-tiba ada suara petir diikuti kilatan api yang menyambar ke arah korban.

    GO.WEB.ID
    market.biz.id GO.WEB.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Tiba-tiba ada petir diikuti kilatan api menyambar korban yang sedang memotong padi dan mengenai sabit yang dipegang korban, sehingga korban terjatuh, ” terangnya, Selasa (29/3/2022).

    Sementara itu, Babinsa Koramil 01/Purbalingga untuk wilayah Kelurahan Bojong, Serka Japrinurdin saat dikonfirmasi mengatakan pasca kejadian korban segera dilarikan ke Puskesmas dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit.

    24JAM.CO.ID
    market.biz.id 24JAM.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Korban sempat dilarikan ke Puskesmas kemudian  dirujuk ke Rumah Sakit  namun meninggal dunia, ” ungkapnya.

    Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan visum luar unit Inafis Polres Purbalingga dan dr. Dian yang bertugas di IGD RS HI Purbalingga ditemukan luka bakar di bagian dada, atas kemaluan dan telapak tangan.

    “Diduga meninggal akibat arus listrik petir, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, ” tambahnya.

    Adanya kejadian ini Serka Japrinurdin  mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati saat sedang bekerja apabila hujan dan ada petir untuk berhenti lebih dahulu.

    “Untuk berhati-hati apabila turun hujan dan ada petir mohon menghentikan pekerjaan dan beristirahat dahulu, karena kilatan petir berbahaya bisa menyambar dan mengakibatkan kematian, ” imbaunya. (RP)

    Purbalingga Jawa Tengah
    Ratna Palupi

    Ratna Palupi

    Artikel Sebelumnya

    Bekerja Memanen Padi Warga Bukateja Tewas...

    Artikel Berikutnya

    Ribuan Ekor Benih Ikan Siap Ditebar di Sungai...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 45

    Postingan Tahun ini: 2424

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 38

    Postingan Tahun ini: 1869

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 671

    Registered: Nov 15, 2021

    Pardal Riyanto

    Pardal Riyanto verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 531

    Registered: Apr 9, 2021

    Profle

    Siswandi verified

    3 Mahasiswa UNAIR Asal Lamongan Ciptakan Bahan Bakar Alternatif dari Sekam
    Babinsa Koramil 1005-01/Bakumpai Kawal Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Di Wilayah.
    Kasal Tinjau Bakal Lokasi Mabes AL di IKN Nusantara
    Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan

    Rekomendasi

    Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar Serta Serap Aspirasi Masyarakat
    Danlanud Abdulrachman Saleh Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset TNI AU dari Menteri ATR/BPN
    Zainal Bintang: Teater Politik Indonesia, Drama Tirani Ambang Batas
    Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan
    Kasal Tinjau Bakal Lokasi Mabes AL di IKN Nusantara

    Ikuti Kami